Kisah pilu menimpa para wanita korban banjir di Sumatera. Setelah berhasil selamat dari bencana alam, mereka justru menjadi korban pelecehan seksual selama berada di tenda-tenda pengungsian.
Fakta ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, berdasarkan laporan dari komunitas perempuan yang terjun langsung ke lokasi bencana.
Saat saya berkunjung ke Aceh dan berdiskusi dengan komunitas perempuan, saya mendapati banyak sekali korban bencana dari kalangan perempuan yang mengalami pelecehan seksual, ujar Veronica dalam rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPB, Gubernur, Bupati, serta Wali Kota di Sumatera Barat, Selasa (13 Januari 2026).
Veronica menjelaskan bahwa pelecehan terhadap korban bencana ini terjadi berulang kali, terutama di tenda-tenda pengungsian.
Perlunya Pengawasan Ketat bagi Korban Banjir
Veronica menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, dan lansia selama masa pemulihan bencana.
Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual atau tindak kekerasan lainnya terhadap kelompok rentan, tegasnya.
Ia menyarankan agar ada pemisahan area antara perempuan, anak-anak, dan lansia dengan laki-laki di tenda pengungsian. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko terjadinya pelecehan seksual, khususnya di tenda-tenda pengungsian.
Selain itu, Veronica juga menyarankan agar pintu kamar mandi, cuci, kakus (MCK) selalu dikunci. Ia juga mendorong para pemangku kepentingan untuk lebih peka terhadap isu gender, termasuk memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil dan ibu menyusui. Menurutnya, ibu menyusui harus diberikan ruang privat.
Harus ada pemisah agar tidak ada hal-hal yang tidak seharusnya terlihat di tenda pengungsian, imbuhnya, seperti dilansir dari Antara.
Veronica berharap solusi-solusi ini dapat diterapkan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sehingga kasus pelecehan seksual terhadap korban bencana tidak terulang kembali. Tuna55