You are currently viewing Khamenei Geram AS Manfaatkan Demo Iran, Samakan Trump dengan Firaun

Khamenei Geram AS Manfaatkan Demo Iran, Samakan Trump dengan Firaun

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyamakan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan Firaun melalui unggahan di media sosial pada Senin (12/1).

Khamenei mengungkapkan pernyataan tersebut sebagai bentuk kekesalannya terhadap AS yang dianggap mencoba memanfaatkan demonstrasi besar-besaran di Iran, yang sayangnya menewaskan sekitar 500 orang.

Seperti dilansir dari Anadolu Agency, Khamenei mengunggah gambar yang menampilkan Trump sebagai Firaun kuno. Ia memperingatkan bahwa Trump pada akhirnya akan mengalami nasib serupa seperti para tiran di masa lalu.

Gambar yang dibagikan melalui akun resmi Khamenei di platform media sosial X, menampilkan sarkofagus bergaya Firaun yang runtuh dengan wajah Trump. Unggahan itu disertai keterangan: “Seperti Firaun.”

Dalam pesan berbahasa Persia yang menyertai unggahan tersebut, Khamenei menyatakan bahwa para penguasa sombong yang berupaya mendominasi dunia pada akhirnya akan tumbang.

Ia mencontohkan tokoh-tokoh seperti Firaun, Nimrod, Reza Khan, dan Mohammad Reza yang dijatuhkan saat berada di puncak kekuasaan mereka. “Yang ini juga akan dijatuhkan,” imbuhnya.

Unggahan ini muncul di tengah ancaman terbaru Trump terhadap kepemimpinan Iran, termasuk pernyataan yang dikaitkan dengan protes dan gejolak internal di negara tersebut.

Iran telah diguncang gelombang protes sejak 28 Desember di Grand Bazaar Teheran, yang dipicu oleh anjloknya nilai Rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi. Aksi demonstrasi kemudian meluas ke berbagai kota lainnya.

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (Human Rights Activists News Agency/HRANA) yang berbasis di AS memperkirakan jumlah korban tewas mencapai setidaknya 544 orang, termasuk aparat keamanan dan pengunjuk rasa, serta lebih dari 1.000 orang terluka.

HRANA juga melaporkan bahwa setidaknya 10.681 orang telah ditahan dalam aksi Tuna55 protes yang terjadi di 585 lokasi di seluruh negeri, mencakup 186 kota di 31 provinsi.

Menurut laporan Al Jazeera yang mengutip kantor berita Tasnim, setidaknya 109 anggota aparat keamanan Iran tewas dalam kerusuhan di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.

Leave a Reply